Boy SandyAnggota

    Biography

    Salah satu penyanyi pria saat kehadirannya di jagad musik Indonesia membuat para pemujanya dari kalangan Hawa dibuat histeris, sosoknya yang tampan dan wajah inoncent plus cool dan tampil apa adanya sebagai remaja masa kini. Sosoknya hingga saat ini selalu ditunggu para penggemarnya kemanakah gerangan dari si penyanyi Sahabat Pena ini?, jawabannya Boy Sandi masih berkutat dijalur musik yang tak mampu ditinggalkannya sekalipun sudah duduk dibelakang meja karena kehidupan seninya digariskan Tuhan padanya untuk tidak berpindah kelain hati tetap disebut musisi. Pria kelahiran Jakarta 27 Juli dari orang tua Edy Kosasih & Intan, semula tak menduga akan menjadi seorang penyanyi populer dan hanya mengingat bahwa saat masih duduk di Sekolah Dasar Merdeka-Jatinegara pernah bernyanyi didepan teman2 dan guru2nya diacara sekolah mendendangkan lagu Ibu Pertiwi selebihnya hanya menjadi  penyanyi kamar mandi. Dikenangkannya saat pertemuannya dengan Cherry LZ, Boy sedang kongkow dirumah temannya daerah Jatinegara sesama genk motor sambil memetik gitar dan bernyanyi, kebetulannya lagi sang pencipta lagu Cherry LZ melintas dan merasa terusik alunan suara Boy Sandi sehingga dihampiri dan diajak ngobrol serius dan kesempatan emas ini hanya satu kali ada dan jangan ditolak kata teman-temannya mempropokasi agar menerima. Yang dia ingat bahwa saat itu usianya baru saja menginjak 22tahun (thn.1983), dan esok harinya langsung bertemu produser Nursandie – Alto Record – Bungur/Jakarta Pustat. Boy Sandi menambahkan bahwa perkenalannya dengan Cherry LZ adalah kakak kelas dan masih satu sekolah tapi lain ruangan saat masih duduk dibangku Sekolah Dasar hanya sudah lama tak jumpa dan perjumpaannya itulah yang membuatnya seperti sekarang  ini, selanjutnya proses pembuatan album ini tidak ribet dan memakan waktu lama maka album perdana Sahabat Pena. Cherry LZ adalah pembuka langkahnya mengawali kehadirannya mengisi khasanah musik pop Indonesia. Sukses album perdananya Boy Sandi sudah muncul kembali memberi nyawa di musik Indonesia dengan kembali mempersembahkan suguhan  yang pasti lebih sesuatu dan ‘Salam Jumpa Kekasih ciptaan Dadang S Manaf, kembali menorehkan nama indah sebagai penyanyi yang langsung naik peringkat bersanding dengan para seniornya, Boy Sandipun terlibat difilm Nasional Gadis Di Atas Roda sutradara BZ Kadaryono – 1984. Tak perlu lama-lama untuk hadir dengan persembahan album ketiganya, Jangan Cabut Benih Cintaku cipt. Dadang S Manaf, benar-benar nama Boy Sandi selalu digaungkan para penggemar hawa yang selalu mengerubutinya untuk sekedar minta tanda tangan maupun berjabat tangan. Album demi album dihadirkannya, seperti Cinta Seputih Salju ciptaan Ririn S & Revelz G (vol.4), Gadis Lesung Pipit ciptaan Ririn S (vol.5), Black Sweet ciptaan Dadang S Manaf, terakhir masih menyelasaikan album solo, Kamu (feat. Bella Saphira) ditahun 1990.

    Lagu Hits

    coveart

    Lagu

    Years

    coveart

    Lagu

    Years

    coveart

    Lagu

    Years

    coveart

    Lagu

    Years

    coveart

    Lagu

    Years

    coveart

    Lagu

    Years

    Discography

    coveart

    Discography

    Years

    coveart

    Discography

    Years

    coveart

    Discography

    Years

    coveart

    Discography

    Years

    coveart

    Discography

    Years

    coveart

    Discography

    Years